TUGAS 2
SISTEM BERKAS
ORGANISASI BERKAS PADA MAGNETIC TAPE & MAGNETIC DISC
Dosen
Pengampu : Edhy Sutanta ST.M.Kom
Disusun
Oleh:
NAMA : EKA YANI
NIM : 131.05.1092
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT
SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA
2016
Segala puji
hanya milik Allah SWT. Shalawat dan salam selalu
tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-NyA
penyusun mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna
memenuhi tugas mata kuliah Sistem Berkas. Dalam penyusunan tugas atau
materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari
bahwa kelancaran dalam penyusunan tugas ini tidak lain berkat
bantuan, dorongan dan bimbingan dosen serta teman-teman yang mendukung laporan
ini, sehingga kendala-kendala yang
penulis hadapi teratasi. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu
tentang bagaimana Mahasiswa mampu memberikan ulasan
terkait organisasi berkas pada magnetic tape dan magnetic disc.
Makalah ini di susun oleh
penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun
maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama
pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga
makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbang pemikiran
kepada pembaca khususnya para mahasiswa Institut Sains & Teknologi AKPRIND
Yogyakarta. Kami sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari
sempurna. Untuk itu, kepada dosen pengampu matakuliah Sistem Berkas kami meminta masukannya demi perbaikan
pembuatan makalah kami di masa yang akan
datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Yogyakarta,
15-April-2016
Salam
Kriuk dari Penyusun.
Media penyimpanan adalah peralatan fisik yang
menyimpan representasi data. Media penyimpanan dapat dibedakan atas dua bagian,
yaitu Primary Memory (Primary Storage/ Internal Storage), dan Secondary
Memory (Secondary Storage/ External Storage).
Sehingga Saat ini teknologi
infomarmasi telah merubah mainset dari peradaban manusia itu sendiri. Mulai
dari aspek financial hingga politik. Sebut saja e-commerce yang saat ini sudah
semakin membudaya pada masyarakat dan
perlu ditinjau bahwa teknologi computer sangat berkembang pesat sesuai tingkat kemajuan
zamannya.
Pada
kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana sebuah data itu
tersimpan pada storage dan juga cara kerja dari storage itu sendiri. Dalam
konteks ini yang ingin saya bahas adalah konteks disc magnetic dan tape magnetic.
Adapun
rumusan masalah pada makalah ini yaitu sebagai berikut :
a.
Apa pengertian
dari magnetic tape dan magnetic disk?
b.
Bagaimana cara
kerja magnetic tape dan magnetic disk?
c.
Bagaimana
perkembangan magnetic tape dan magnetic disk?
d.
Apa kelebihan
dan kekurangan magnetic tape dan magnetic disk?
Adapun
tujuan dari makalah ini yaitu sebagai berikut :
a.
Mahasiswa mampu
mengetahui pengertian dari magnetic tape dan magnetic disc;
b.
Mahasiswa mampu mengetahui
cara kerja dari magnetic tape dan magnetic disc;
c.
Mahasiswa mampu
mengetahui perkembangan magnetic tape dan magnetic disc;dan
d.
Mahasiswa mampu
mengetahui kelebihan dan kekurangan dari magnetic tape dan magnetic disc.
Magnetic
Tape adalah alat penyimpan data untuk berkas besar, yang di akses dan di proses
secara sequensial. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak
tampak pada bahan plastik yang dilapisi besi Oksida/Ferroksida pada satu sisi
dari magnet tape. Densitas
: 800, 1600, 6250 BPI (Bait Per Inch) dan Panjang : 2400
feet, Lebar : 0,5 inch, Tebal : 2 mm, Diameter : 10,5 inch.
Magnetic
Tape merupakan Media dengan sistem pengaksesan data secara sequential. Parity dan Error
Control pada Magnetic Tape
Jenis
Parity Check adalah ODD
PARITY (Parity Ganjil), dan EVEN
PARITY ( Parity Genap). ODD
PARITY (Parity Ganjil) adalah apabila
data direkam dengan menggunakan odd parity, maka jumlah 1 bit yang
merepresentasikan suatu karakter adalah ganjil, sehingga parity bit yang terletak pada trak ke 9 adalah 0 bit,
akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih
genap maka parity bitnya adalah 1 bit. Adapun EVEN PARITY ( Parity
Genap) adalah apabila kita merekam
data dengan menggunakan even parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan
suatu karakter adalah genap, sehingga
parity bit yang terletak pada trak ke 9 adalah 0 bit, akan
tetapi jika jumlah 1 bitnya masih ganjil maka parity bitnya adalah 1 bit.
Media yang digunakan pada peralatan penyimpan magnetik dilapisi dengan
logam oksida, oksida ini adalah material feromagnetik, yang berarti jika ini
dibiarkan pada bidang yang mengandung magnet secara permanen akan menjadi
magnet.
Penggeraknya menggunakan motor untuk memutar media pada kecepatan tinggi,
dan pengaksesan informasi menggunakan alat kecil yang dinamakan head. Karakteristik
fisik :Disk pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri
dari beberapa tumpukan piringan alumenium. Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya
terdiri dari 11 piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada
minidisk) dan menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal
oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya
track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan
permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200-800
track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk
pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali
pada permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk
menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran/debu.
Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack.
Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack.
Ada disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack, sehingga disk pack
ini tidak dapat dipindahkan yang disebut non removable, sedangkan disk pack
yang dapat dipindahkan disebut removable. Hal ini termasuk representasi data
dan pengalamatan dimana Data pada disk juga di block seperti data pada magnetic
tape. Dengan pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada
sebuah storage device. Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main
storage computer untuk diakses oleh sebuah program. Ada 2 teknik dasar untuk
pengalamatan data yang disimpan pada disk yaitu :
1. METODE
SILINDER
Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor
record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder.Bagian nomor
permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang
disimpan. Pengalamatan dari nomor record menunjukkan letak record pada track
yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
2. METODE
SEKTOR
Setiap track dari pack dibagi kedalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah
storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya
berdasarkan nomor sektor, nomor track, nomor permukaan. Setiap track pada
setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama meskipun diameter
tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density
yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain
dari pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk
tanpa merubah lokasi nomor sector (track atau cylinder) pada file. Waktu Akses
pada Magnetic Tape adalah SEEK TIME atau Waktu yang dibutuhkan untuk
menggerakan read/write head pada disk ke posisi silinder yang tepat.
3. HEAD
ACTIVATION TIME
Waktu yang dibutuhkan untuk menggerakan read/write head pada disk ke
posisi track yang tepat.
4. ROTATIONAL
DELAY (LATENCY)
Waktu yang dibutuhkan untuk perputaran piringan sampai posisi record yang
tepat
5. TRANSFER
TIME
Waktu yang menunjukan kecepatan perputaran dan banyaknya data yang
ditransfer.
(https://rizanggie.wordpress.com/2009/04/14/magnetic-tape-dan-disk/
diakses pada 15-April-2016).
Sistem
berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari
file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem berkas menyediakan
pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file tanpa menyangkut
perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu. Sistem berkas
mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi/output level rendah. Sistem
berkas adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file. Berikut adalah 4
komponen sistem berkas :
1. Disk
Management Menjelaskan bagaimana seharusnya menyusun blok-blok disk ke dalam
file.
2. Naming
Berguna bagi pemakai yang memungkinkan untuk menunjuk file dengan penamaan
yaitu dengan mengenali blok-blok disk.
3. Protection
adalah Suatu cara untuk memproteksi pemakai-pemakai file dari pemakai lain
4. Reliability
adalah File-file yang diperlukan ada tersedia jika terjadi kerusakan sistem.
Setiap sistem operasi memiliki sistem tersendiri. Contoh : FAT 32 pada Window
9x. NTFS pada Windows NT dan Windows XP.FAT 16 pada MS-DOS. Ext2,Ext3 dan
Reiser pada Linux. Masing–masing file sistem mempuyai metode yang berbeda dalam
pengaksesesan, pengorganisasian dan pengeloaan pada disk.
5.1.1
Cara Kerja Magnetic Disc
1. Representasi Data dan
Pengalamatan
Data
pada disk juga di block seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah
block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari
disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh
sebuah program. Kemampuan mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa
record tidak selalu diakses secara sequential. Ada 2 teknik dasar untuk
pengalamatan data yang disimpan pada disk, yaitu :
a.
Metode Silinder;
Pengalamatan
berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari
disk pack membentuk suatu silinder. jadi bila suatu disk pack dengan 200 track
per-permukaan, maka mempunyai 200 silinder.
Bagian
nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder
record yang disimpan. Jika ada 11 piringan, maka nomor
permukaannya dari 0 – 19 (1 – 20). Pengalamatan dari nomor record menunjukkan
dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor
permukaan.
b.
Metode Sektor
Setiap
track dari pack dibagi ke dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage
area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan
nomor sektor, nomor track dan nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh
disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan
record terletak pada track yang mana.
Setiap
track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama, meskipun
diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian
density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan
lain pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk
tanpa merubah lokasi nomor sektor (track atau cylinder) pada file.
2. Movable-Head
Disk Access
Movable-head
disk drive mempunyai sebuah read/write head untuk setiap permukaan penyimpanan
recordnya. Sistem mekanik yang digunakan oleh kumpulan posisi dari access-arm
sedemikian sehingga read / write head dari pengalamatan permukaan menunjuk ke
track. Semua access-arm pada device dipindahkan secara serentak tetapi hanya
head yang aktif yang akan menunjuk ke permukaan.
3. Cara Pengaksesan Record
yang Disimpan pada Disk Pack
Disk
controller merubah kode yang ditunjuk oleh pengalamatan record dan menunjuk
track yang mana pada device tempat record tersebut. Access arm dipindahkan,
sehingga posisi read / write head terletak pada silinder yang tepat.
Read
/ write head ini menunjuk ke track yang aktif. Maka disk akan berputar hingga
menunjuk record pada lokasi read / write head. Kemudian data akan dibaca dan
ditransfer melalui channel yang diminta oleh program dalam komputer.
ACCESS
TIME = SEEK TIME (pemindahan arm ke cylinder)
+ HEAD ACTIVATION TIME (pemilihan track)
+ ROTATIONAL DELAY (pemilihan record)
+ TRANSFER TIME
·
Seek Time
Adalah
waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write head pada disk ke posisi
silinder yang tepat.
·
Head Activational Time
Adalah
waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write head pada disk ke posisi
track yang tepat.
·
Rotational Delay
(Lateney)
Adalah
waktu yang dibutuhkan untuk perputaran piringan sampai posisi record yang
tepat.
·
Transfer Time
Adalah
waktu yang menunjukkan kecepatan perputaran dan banyaknya data yang ditransfer.
4.
Fixed
- Head Disk Access
Disk
yang mempunyai sebuah read / write head untuk setiap track pada setiap
permukaan penyimpanan, yang mekanisme pengaksesannya tidak dapat dipindahkan
dari cylinder ke cylinder.
ACCESS
TIME = HEAD-ACTIVATION TIME + ROTATIONAL DELAY +
TRANSFER TIME
Banyaknya
read / write head menyebabkan harga dari fixed-head disk drive lebih mahal dari
movable-head disk drive. Disk yang menggunakan fixed-head disk drive mempunyai
kapasitas dansdensity yang lebih kecil dibandingkan dengan disk yang
menggunakan movable-head disk drive.
5.
Organisasi
Berkas dan Metoda Akses pada Magnetic Disk
Untuk
membentuk suatu berkas di dalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential,
index-sequential ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data dari
berkas yang disimpan dalam disk, bisa dilakukan secara langsung dengan
menggunakan direct access method atau dengan sequential access method (secara
sequential).
5.1.2
Cara Kerja magnetic Tape
Data
direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada
lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi
negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya. Data yang dibaca dari
atau ditulis ke tape dalam suatu grup karakter disebut block. Suatu block
adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer antara secondary memory
dan primary memory pada saat akses. Sebuah block dapat terdiri dari satu atau
lebih record. Sebuah block dapat merupakan physical record.Diantara 2 block
terdapat ruang yang kita sebut sebagai gap (inter block gap).
5.2.1
Perkembangan Magnetic Tape
Magnetik tape adalah model pertama dari secondary memory.
Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk
menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan
10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan
data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an.Tape ini juga dipakai untuk alat
Input/Output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi diambil
dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Magnetik Tape adalah alat penyimpanan
data untuk berkas besar, yang diakses dan diproses secara sequensial. Data
disimpan dalam bintik kecil yang bermagnet dan tidak tampak pada bahan plastic
yang dilapisi besi Oksida/Ferroksida pada satu sisi dari magnet tape.
Magnetik Tape densitas tinggi biasanya dapat menampung 800,
1600, 6250 BPI (Byte Per Inch), dan memiliki panjang 2400 feet dan dapat
menampung kira-kira 23.000.000 karakter, lebar 0,5 inch, tebal 2 mm dan diameter
10,5 inch. Magnetik tape merupakan media dengan sistem pengaksesan data secara
sequential. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan
yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas
permukaan piringan tersebut.
Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih
terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head
untuk tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan
nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan
untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.Magnetik Disk (Piringan
Magnetik) terbuat dari satu atau lebih piringan hitam metal atau plastik dan
permukaannya dilapisi lapisan iron-oxide. Perekaman datanya disimpan pada
permukaan tersebut dalam bentuk kode binary. Karakteristik Magnetik Tape
adalah:
1.
Memiliki densitas atau kepadatan data, dimana data direkam
dalam titik – titik magnetisasi.
2.
Terbuat dari plastic yang disebut Mylar dan dilapisi
Ferroksida.
3.
Memiliki panjang 2400 feet dan 3600 feet, ketebalan 2 mm,
diameter 10,5 m dan lebar 0,5 inch.
5.2.2
Perkembangan Magnetic Disc
Beberapa memory yang tergolong pada
magnetic disk ini sendiri adalah Flopy Disk, IDE Disk, dan SCSI Disk. Magnetik
disk sendiri terbuah dari piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik
dimana permukaan dari bahan tersebut mempunyai sifat magnetic sehingga nanti
bisa menghasilkan semacam medan magnet yang sangat diperlukan untuk proses baca
tulis dari memory tersebut karena saat proses baca/ tulis menggunakan kepala
baca yang disebut dengan head. Secara fisik bentuknya adalah piringan yang bisa
memutar sesuai kontrolnya. Pada awal perkembangannya piringan disk ini
mempunyai ukuran diameter 50 cm, namun saat ini sudah ada yang berukuran 3 cm
dan didominasi oleh ukuran 12 cm.
http://bodoammad-allaboutindonesia.blogspot.co.id/2012/10/sejarah-perkembangan-magnetik-dan.html diakses pada 17-April-2016
5.3.1
Kekurangan dan Kelebihan Magnetic Tape
Keuntungan Penggunaan magnetic tape:
1.
Panjang record tidak terbatas.
2.
Density data tinggi.
3.
Volume
penyimpanan datanya besar dan harganya murah.
4.
Kecepatan transfer data tinggi.
5.
Sangat efisiensi bila semua atau kebanyakan record
dari sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya
Keterbatasan
Magnetic Tape:
1.
Akses langsung terhadap record lambat.
2.
Masalah lingkungan
3.
Memerlukan penafsiran terhadap mesin
4.
Proses harus sequential.
5.3.2
Kekurangan dan Kelebihan Magnetic Disc
Kelebihan dan Kekurangan Magnetic
Disk
a.
Kelebihan Magnetic Disk
Magnetic
disk contoh hard disk dan floppy disk bersifat nonvolatile artinya data yang di
simpan akan tetap ada meskipun tidak ada tegangan listrik, selain itu media
penyimpanan ini re-writeable yang artinya data yang telah di write dapat di
erase dan dapat di tulis ulang. Keunggulan lainnya media penyimpanan ini
memiliki kapasitas yang besar dari media penyimpanan lain seperti optical disk.
b.
Kelemahan Magnetic Disk
Magnetic
disk selain memiliki banyak keunggulan juga memiliki sejumlah kelemahan, bahan
pembuat magnetic disk merupakaan konduktor yang cepat panas jadi dari segi
kecepatan masih kalah dengan Flash drive yang berbahan semi-konduktor. Selain
dalam segi kecepatan, umur atau daya tahan Magnetic Disk lebih pendek di
bandingkan Flash drive pada umumnya. Dalam perawatan Magnetic disk juga rentan
contoh hard disk yang di pasang pada laptop konvensional, Karena Hard Disk
tersusun dari piringan-piringan logam rentan terjadi gesekan di dalam dan dapat
merusak hard disk itu sendiri. Selain itu dalam suhu rendah atau lembab dapat
merusak Magnetic Disk yaitu dengan tumbuhnya jamur dan terjadi pengkaratan pada
komponen Magnetic Disk yang sebagian merupakan logam.(http://dokumen.tips/documents/kelebihan-dan-kekurangan-magnetic-disk.html diakses pada 18-April-2016
Dalam pembahasan ini maka dapat disimpulkan bahwa berkas merupakan bagian terkecil dari penyimpanan logis.
Itu artinya data tidak dapat ditulis ke penyimpanan sekunder, kecuali jika
berada didalam berkas. Berkas mempresentasikan program dan data. Informasi dalam
berkas ditentukan oleh
pembuatnya.
Sehingga dari hal kecil tersebut sesuai dengan rumasan masalah yang ada kini
diharapkan Mahasiswa mampu mengetahui
pengertian dari magnetic tape dan magnetic disc, Mahasiswa mampu mengetahui
cara kerja dari magnetic tape dan magnetic disc, Mahasiswa mampu mengetahui
perkembangan magnetic tape dan magnetic disc, dan Mahasiswa mampu mengetahui
kelebihan dan kekurangan dari magnetic tape dan magnetic disc.
https://rizanggie.wordpress.com/2009/04/14/magnetic-tape-dan-disk/ diakses pada 15-April-2016
http://dokumen.tips/documents/kelebihan-dan-kekurangan-magnetic disk.html diakses pada 18-April-2016
Komentar