Langsung ke konten utama

SISBER_T02_1092



TUGAS 2

SISTEM BERKAS

ORGANISASI BERKAS PADA MAGNETIC TAPE & MAGNETIC DISC
Dosen Pengampu      : Edhy Sutanta ST.M.Kom
Disusun Oleh:
NAMA           : EKA YANI
NIM                : 131.05.1092
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA
2016
Segala  puji  hanya  milik  Allah SWT. Shalawat  dan  salam  selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan rahmat-NyA penyusun  mampu  menyelesaikan  tugas  makalah ini guna memenuhi tugas  mata kuliah Sistem Berkas. Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran dalam penyusunan tugas ini tidak lain berkat bantuan, dorongan dan bimbingan dosen serta teman-teman yang mendukung laporan ini,  sehingga kendala-kendala yang penulis hadapi teratasi. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang bagaimana Mahasiswa mampu memberikan ulasan terkait organisasi berkas pada magnetic tape dan magnetic disc.
Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbang pemikiran kepada pembaca khususnya para mahasiswa Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta. Kami sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Untuk itu,  kepada  dosen  pengampu matakuliah Sistem Berkas kami meminta masukannya  demi  perbaikan  pembuatan  makalah  kami di  masa  yang  akan  datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
                                                                        Yogyakarta, 15-April-2016

                                                                        Salam Kriuk dari Penyusun.










Media penyimpanan adalah peralatan fisik yang menyimpan representasi data. Media penyimpanan dapat dibedakan atas dua bagian, yaitu Primary Memory (Primary Storage/ Internal Storage), dan  Secondary Memory (Secondary Storage/ External Storage).
Sehingga Saat ini teknologi infomarmasi telah merubah mainset dari peradaban manusia itu sendiri. Mulai dari aspek financial hingga politik. Sebut saja e-commerce yang saat ini sudah semakin membudaya pada masyarakat dan perlu ditinjau bahwa teknologi computer sangat berkembang pesat sesuai tingkat kemajuan zamannya.
Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana sebuah data itu tersimpan pada storage dan juga cara kerja dari storage itu sendiri. Dalam konteks ini yang ingin saya bahas adalah konteks disc magnetic dan tape magnetic.





Adapun rumusan masalah pada makalah ini yaitu sebagai berikut :
a.       Apa pengertian dari magnetic tape dan magnetic disk?
b.      Bagaimana cara kerja magnetic tape dan magnetic disk?
c.       Bagaimana perkembangan magnetic tape dan magnetic disk?
d.      Apa kelebihan dan kekurangan magnetic tape dan magnetic disk?

Adapun tujuan dari makalah ini yaitu sebagai berikut :
a.       Mahasiswa mampu mengetahui pengertian dari magnetic tape dan magnetic disc;
b.      Mahasiswa mampu mengetahui cara kerja dari magnetic tape dan magnetic disc;
c.       Mahasiswa mampu mengetahui perkembangan magnetic tape dan magnetic disc;dan
d.      Mahasiswa mampu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari magnetic tape dan magnetic disc.



Magnetic Tape adalah alat penyimpan data untuk berkas besar, yang di akses dan di proses secara sequensial. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi besi Oksida/Ferroksida pada satu sisi dari magnet tape. Densitas : 800, 1600, 6250 BPI (Bait Per Inch)  dan Panjang : 2400 feet, Lebar : 0,5 inch, Tebal : 2 mm, Diameter : 10,5 inch.
Magnetic Tape merupakan Media dengan sistem pengaksesan data secara sequential. Parity dan Error Control pada Magnetic Tape Jenis Parity Check adalah ODD PARITY (Parity Ganjil), dan EVEN PARITY ( Parity Genap). ODD PARITY (Parity Ganjil) adalah apabila data direkam dengan menggunakan odd parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah ganjil, sehingga parity bit yang terletak pada trak ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih genap maka parity bitnya adalah 1 bit. Adapun EVEN PARITY ( Parity Genap) adalah apabila kita merekam data dengan menggunakan even parity, maka jumlah 1 bit yang merepresentasikan suatu karakter adalah genap, sehingga parity bit yang terletak pada trak ke 9 adalah 0 bit, akan tetapi jika jumlah 1 bitnya masih ganjil maka parity bitnya adalah 1 bit.
Media yang digunakan pada peralatan penyimpan magnetik dilapisi dengan logam oksida, oksida ini adalah material feromagnetik, yang berarti jika ini dibiarkan pada bidang yang mengandung magnet secara permanen akan menjadi magnet.
Penggeraknya menggunakan motor untuk memutar media pada kecepatan tinggi, dan pengaksesan informasi menggunakan alat kecil yang dinamakan head. Karakteristik fisik :Disk pack adalah jenis alat penyimpanan pada magnetic disk, yang terdiri dari beberapa tumpukan piringan alumenium. Dalam sebuah pack/tumpukan umumnya terdiri dari 11 piringan, setiap piringan diameternya 14 inch (8 inch pada minidisk) dan menyerupai piringan hitam. Permukaannya dilapisi dengan metal oxide film yang mengandung magnetisasi seperti pada magnetic tape. Banyaknya track pada piringan menunjukkan karakteristik penyimpanan pada lapisan permukaan, kapasitas disk drive dan mekanisme akses. Disk mempunyai 200-800 track per permukaan (banyaknya track pada piringan adalah tetap). Pada disk pack yang terdiri dari 11 piringan mempunyai 20 permukaan untuk menyimpan data.
Kedua sisi dari setiap piringan digunakan untuk menyimpan data, kecuali pada permukaan yang paling atas dan paling bawah tidak digunakan untuk menyimpan data, karena pada bagian tersebut lebih mudah terkena kotoran/debu.
Untuk mengakses, disk pack disusun pada disk drive yang didalamnya mempunyai sebuah controller, access arm, read/write head dan mekanisme untuk rotasi pack.
Ada disk drive yang dibuat built-in dengan disk pack, sehingga disk pack ini tidak dapat dipindahkan yang disebut non removable, sedangkan disk pack yang dapat dipindahkan disebut removable. Hal ini termasuk representasi data dan pengalamatan dimana Data pada disk juga di block seperti data pada magnetic tape. Dengan pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh sebuah program. Ada 2 teknik dasar untuk pengalamatan data yang disimpan pada disk yaitu :


1.      METODE SILINDER
Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder.Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record yang disimpan. Pengalamatan dari nomor record menunjukkan letak record pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
2.      METODE SEKTOR
Setiap track dari pack dibagi kedalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track, nomor permukaan. Setiap track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama meskipun diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain dari pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah lokasi nomor sector (track atau cylinder) pada file. Waktu Akses pada Magnetic Tape adalah SEEK TIME atau Waktu yang dibutuhkan untuk menggerakan read/write head pada disk ke posisi silinder yang tepat.
3.      HEAD ACTIVATION TIME
Waktu yang dibutuhkan untuk menggerakan read/write head pada disk ke posisi track yang tepat.
4.      ROTATIONAL DELAY (LATENCY)
Waktu yang dibutuhkan untuk perputaran piringan sampai posisi record yang tepat
5.      TRANSFER TIME
Waktu yang menunjukan kecepatan perputaran dan banyaknya data yang ditransfer.

Sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem berkas menyediakan pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file tanpa menyangkut perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu. Sistem berkas mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi/output level rendah. Sistem berkas adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file. Berikut adalah 4 komponen sistem berkas :
1.      Disk Management Menjelaskan bagaimana seharusnya menyusun blok-blok disk ke dalam file.
2.        Naming Berguna bagi pemakai yang memungkinkan untuk menunjuk file dengan penamaan yaitu dengan mengenali blok-blok disk.
3.      Protection adalah Suatu cara untuk memproteksi pemakai-pemakai file dari pemakai lain
4.        Reliability adalah File-file yang diperlukan ada tersedia jika terjadi kerusakan sistem. Setiap sistem operasi memiliki sistem tersendiri. Contoh : FAT 32 pada Window 9x.  NTFS pada Windows NT dan Windows XP.FAT 16 pada MS-DOS. Ext2,Ext3 dan Reiser pada Linux. Masing–masing file sistem mempuyai metode yang berbeda dalam pengaksesesan, pengorganisasian dan pengeloaan pada disk.

5.1.1        Cara Kerja Magnetic Disc
1.      Representasi Data dan Pengalamatan
Data pada disk juga di block seperti data pada magnetic tape. Pemanggilan sebuah block adalah banyaknya data yang diakses pada sebuah storage device. Data dari disk dipindahkan ke sebuah buffer pada main storage computer untuk diakses oleh sebuah program. Kemampuan mengakses secara direct pada disk menunjukkan bahwa record tidak selalu diakses secara sequential. Ada 2 teknik dasar untuk pengalamatan data yang disimpan pada disk, yaitu :
a.       Metode Silinder;
Pengalamatan berdasarkan nomor silinder, nomor permukaan dan nomor record. Semua track dari disk pack membentuk suatu silinder. jadi bila suatu disk pack dengan 200 track per-permukaan, maka mempunyai 200 silinder.
Bagian nomor permukaan dari pengalamatan record menunjukkan permukaan silinder record  yang disimpan.  Jika ada 11  piringan, maka nomor permukaannya dari 0 – 19 (1 – 20). Pengalamatan dari nomor record menunjukkan dimana record terletak pada track yang ditunjukkan dengan nomor silinder dan nomor permukaan.
b.      Metode Sektor
Setiap track dari pack dibagi ke dalam sektor-sektor. Setiap sektor adalah storage area untuk banyaknya karakter yang tetap. Pengalamatan recordnya berdasarkan nomor sektor, nomor track dan nomor permukaan. Nomor sektor yang diberikan oleh disk controller menunjukkan track mana yang akan diakses dan pengalamatan record terletak pada track yang mana.
Setiap track pada setiap piringan mempunyai kapasitas penyimpanan yang sama, meskipun diameter tracknya berlainan. Keseragaman kapasitas dicapai dengan penyesuaian density yang tepat dari representasi data untuk setiap ukuran track. Keuntungan lain pendekatan keseragaman kapasitas adalah file dapat ditempatkan pada disk tanpa merubah lokasi nomor sektor (track atau cylinder) pada file.
2.      Movable-Head Disk Access
Movable-head disk drive mempunyai sebuah read/write head untuk setiap permukaan penyimpanan recordnya. Sistem mekanik yang digunakan oleh kumpulan posisi dari access-arm sedemikian sehingga read / write head dari pengalamatan permukaan menunjuk ke track. Semua access-arm pada device dipindahkan secara serentak tetapi hanya head yang aktif yang akan menunjuk ke permukaan.

3.      Cara Pengaksesan Record yang Disimpan pada Disk Pack
Disk controller merubah kode yang ditunjuk oleh pengalamatan record dan menunjuk track yang mana pada device tempat record tersebut. Access arm dipindahkan, sehingga posisi read / write head terletak pada silinder yang tepat.
Read / write head ini menunjuk ke track yang aktif. Maka disk akan berputar hingga menunjuk record pada lokasi read / write head. Kemudian data akan dibaca dan ditransfer melalui channel yang diminta oleh program dalam komputer.
ACCESS TIME  =  SEEK TIME (pemindahan arm ke cylinder)
                               +  HEAD ACTIVATION TIME (pemilihan track)
                               +  ROTATIONAL DELAY (pemilihan record)
                               +  TRANSFER TIME 
·         Seek Time
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write head pada disk ke posisi silinder yang tepat.
·         Head Activational Time
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk menggerakkan read / write head pada disk ke posisi track yang tepat.
·         Rotational Delay (Lateney)
Adalah waktu yang dibutuhkan untuk perputaran piringan sampai posisi record yang tepat.
·         Transfer Time
Adalah waktu yang menunjukkan kecepatan perputaran dan banyaknya data yang ditransfer.

4.      Fixed - Head Disk Access
Disk yang mempunyai sebuah read / write head untuk setiap track pada setiap permukaan penyimpanan, yang mekanisme pengaksesannya tidak dapat dipindahkan dari cylinder ke cylinder.
ACCESS TIME  =  HEAD-ACTIVATION TIME  +  ROTATIONAL DELAY +  TRANSFER TIME 
Banyaknya read / write head menyebabkan harga dari fixed-head disk drive lebih mahal dari movable-head disk drive. Disk yang menggunakan fixed-head disk drive mempunyai kapasitas dansdensity yang lebih kecil dibandingkan dengan disk yang menggunakan movable-head disk drive.
5.      Organisasi Berkas dan Metoda Akses pada Magnetic Disk
Untuk membentuk suatu berkas di dalam magnetic disk bisa dilakukan secara sequential, index-sequential ataupun direct. Sedangkan untuk mengambil suatu data dari berkas yang disimpan dalam disk, bisa dilakukan secara langsung dengan menggunakan direct access method atau dengan sequential access method (secara sequential).
5.1.2        Cara Kerja magnetic Tape
Data direkam secara digit pada media tape sebagai titik-titik magnetisasi pada lapisan ferroksida. Magnetisasi positif menyatakan 1 bit, sedangkan magnetisasi negatif menyatakan 0 bit atau sebaliknya.  Data yang dibaca dari atau ditulis ke tape dalam suatu grup karakter disebut block. Suatu block adalah jumlah terkecil dari data yang dapat ditransfer antara secondary memory dan primary memory pada saat akses. Sebuah block dapat terdiri dari satu atau lebih record. Sebuah block dapat merupakan physical record.Diantara 2 block terdapat ruang yang kita sebut sebagai gap (inter block gap).

5.2.1        Perkembangan Magnetic Tape
Magnetik tape adalah model pertama dari secondary memory. Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an.Tape ini juga dipakai untuk alat Input/Output dimana informasi dimasukkan ke CPU dari tape dan informasi diambil dari CPU lalu disimpan pada tape lainnya. Magnetik Tape adalah alat penyimpanan data untuk berkas besar, yang diakses dan diproses secara sequensial. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnet dan tidak tampak pada bahan plastic yang dilapisi besi Oksida/Ferroksida pada satu sisi dari magnet tape.
Magnetik Tape densitas tinggi biasanya dapat menampung 800, 1600, 6250 BPI (Byte Per Inch), dan memiliki panjang 2400 feet dan dapat menampung kira-kira 23.000.000 karakter, lebar 0,5 inch, tebal 2 mm dan diameter 10,5 inch. Magnetik tape merupakan media dengan sistem pengaksesan data secara sequential. Pada saat disk digunakan, motor drive berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi. Ada sebuah read−write head yang ditempatkan di atas permukaan piringan tersebut.
Permukaan disk terbagi atas beberapa track yang masih terbagi lagi menjadi beberapa sektor. Cakram fixed−head memiliki satu head untuk tiap−tiap track, sedangkan cakram moving−head (atau sering dikenal dengan nama cakram keras ) hanya memiliki satu head yang harus dipindah−pindahkan untuk mengakses dari satu track ke track yang lainnya.Magnetik Disk (Piringan Magnetik) terbuat dari satu atau lebih piringan hitam metal atau plastik dan permukaannya dilapisi lapisan iron-oxide. Perekaman datanya disimpan pada permukaan tersebut dalam bentuk kode binary. Karakteristik Magnetik Tape adalah:
1.      Memiliki densitas atau kepadatan data, dimana data direkam dalam titik – titik magnetisasi.
2.      Terbuat dari plastic yang disebut Mylar dan dilapisi Ferroksida.
3.      Memiliki panjang 2400 feet dan 3600 feet, ketebalan 2 mm, diameter 10,5 m dan lebar 0,5 inch.

5.2.2        Perkembangan Magnetic Disc
Beberapa memory yang tergolong pada magnetic disk ini sendiri adalah Flopy Disk, IDE Disk, dan SCSI Disk. Magnetik disk sendiri terbuah dari piringan bundar yang terbuat dari logam atau plastik dimana permukaan dari bahan tersebut mempunyai sifat magnetic sehingga nanti bisa menghasilkan semacam medan magnet yang sangat diperlukan untuk proses baca tulis dari memory tersebut karena saat proses baca/ tulis menggunakan kepala baca yang disebut dengan head. Secara fisik bentuknya adalah piringan yang bisa memutar sesuai kontrolnya. Pada awal perkembangannya piringan disk ini mempunyai ukuran diameter 50 cm, namun saat ini sudah ada yang berukuran 3 cm dan didominasi oleh ukuran 12 cm. http://bodoammad-allaboutindonesia.blogspot.co.id/2012/10/sejarah-perkembangan-magnetik-dan.html diakses pada 17-April-2016
5.3.1        Kekurangan dan Kelebihan Magnetic Tape
Keuntungan Penggunaan magnetic tape:
1.      Panjang record tidak terbatas.
2.      Density data tinggi.
3.       Volume penyimpanan datanya besar dan harganya murah.
4.      Kecepatan transfer data tinggi.
5.      Sangat efisiensi bila semua atau kebanyakan record dari sebuah tape file memerlukan pemrosesan seluruhnya
Keterbatasan Magnetic Tape:
1.      Akses langsung terhadap record lambat.
2.      Masalah lingkungan
3.      Memerlukan penafsiran terhadap mesin
4.      Proses harus sequential.
5.3.2        Kekurangan dan Kelebihan Magnetic Disc
Kelebihan dan Kekurangan Magnetic Disk
a.       Kelebihan Magnetic Disk
Magnetic disk contoh hard disk dan floppy disk bersifat nonvolatile artinya data yang di simpan akan tetap ada meskipun tidak ada tegangan listrik, selain itu media penyimpanan ini re-writeable yang artinya data yang telah di write dapat di erase dan dapat di tulis ulang. Keunggulan lainnya media penyimpanan ini memiliki kapasitas yang besar dari media penyimpanan lain seperti optical disk.
b.      Kelemahan Magnetic Disk
Magnetic disk selain memiliki banyak keunggulan juga memiliki sejumlah kelemahan, bahan pembuat magnetic disk merupakaan konduktor yang cepat panas jadi dari segi kecepatan masih kalah dengan Flash drive yang berbahan semi-konduktor. Selain dalam segi kecepatan, umur atau daya tahan Magnetic Disk lebih pendek di bandingkan Flash drive pada umumnya. Dalam perawatan Magnetic disk juga rentan contoh hard disk yang di pasang pada laptop konvensional, Karena Hard Disk tersusun dari piringan-piringan logam rentan terjadi gesekan di dalam dan dapat merusak hard disk itu sendiri. Selain itu dalam suhu rendah atau lembab dapat merusak Magnetic Disk yaitu dengan tumbuhnya jamur dan terjadi pengkaratan pada komponen Magnetic Disk yang sebagian merupakan logam.(http://dokumen.tips/documents/kelebihan-dan-kekurangan-magnetic-disk.html diakses pada 18-April-2016

Dalam pembahasan ini maka dapat disimpulkan bahwa berkas merupakan bagian terkecil dari penyimpanan logis. Itu artinya data tidak dapat ditulis ke penyimpanan sekunder, kecuali jika berada didalam berkas. Berkas mempresentasikan program dan data. Informasi dalam berkas ditentukan oleh pembuatnya. Sehingga dari hal kecil tersebut sesuai dengan rumasan masalah yang ada kini diharapkan Mahasiswa mampu mengetahui pengertian dari magnetic tape dan magnetic disc, Mahasiswa mampu mengetahui cara kerja dari magnetic tape dan magnetic disc, Mahasiswa mampu mengetahui perkembangan magnetic tape dan magnetic disc, dan Mahasiswa mampu mengetahui kelebihan dan kekurangan dari magnetic tape dan magnetic disc.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

PROYEK INFORMATIKA KELAS IX

 KETENTUAN TUGAS INFORMATIKA 📌 PROYEK INFORMATIKA 📌 Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Menginfokan kepada santri dan santriwati kelas 9 E,F,G,H,I,J,K tahun ajaran 2025/2026 bahwasanya Pelajaran Informatika pada Bab Konten Digital untuk memenuhi ujian praktikum seperti yang sudah disepakati ketika KBM sebelum liburan yaitu membuat Konten Digital yang terdiri dari 2 pilihan , antara lain sebagai berikut : 1. Membuat Blog : - Melatih santri menulis dan berbagi ide melalui media blog.   - Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif.   - Menghadirkan konten bermanfaat dan Islami di dunia maya. . 2. Membuat Vlog : - Mengembangkan kreativitas santri dalam membuat konten digital yang bermakna dan bernilai manfaat. - Menanamkan nilai-nilai Islami, moral, dan sosial dalam setiap karya. - Menyediakan media dakwah yang relevan dengan era digital. . . Ketentuan Membuat Blog🌐 1. Menggunakan platform gratis seperti blogger, wordpress, google site, dll 2. D...

Dasar HTML

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hallo semuanya .. semoga dalam kondisi sehat semua yaaa para pembaca yang insyaAllah dirahmati Allah... Terima kasih sudah mampir ke halaman ini lagi... :)  . Baik hari ini izinkan saya berbagi untuk penguatan materi konsep dasar dalam menyiapkan sebuah website sebagai media konten digital menggunakan CMS (Content Management System) , siapa yang sudah punya blogger atau alamat wordpress ? yups pada materi sebelumnya itu termasuk salah satu contoh CMS. tahu tidak sebelum membangun sebuah CMS itu ada kode yang ditulis salah satunya menggunakan HTML. Hayooo apa sih HTML itu ? Yups yang sudah belajar bareng pasti tahu kan HTML itu apa, Nah iyaa ... betul. 😇 HTML adalah singkatan dari  Hypertext Markup Language . HTML memungkinkan seorang pengguna dapat membuat dan menyusun bagian  heading , paragraf,  link  atau tautan, dan  blockquote  untuk halaman sebuah website. HTML sebenarnya bukanlah bahasa pemrograman, ...

WARNING !!! ERROR & PENGGUNAAN OPERATOR LOGIKA MS.EXCEL

 Assalamu'alaikum .. Apa kabar kalian ... sehat ? Masyaallah adakah yang rindu belajar bareng ... komen dibawah yaaap.. oh iyaaa... menjadi bagian kisah perjalanan dalam proses belajar itu adalah hal yang bagi saya teramat istimewa, bagaimana berada dalam ruang yang sama, saling bersuaa dan kisah klasik lainnya, bermaknaa,yeeep, tapi jangan khawatir kita belajar bareng gak hanya lewat nyata, namun lewat maya di sini... semoga menjadi suatu keistimewaan pula yaaa... baik langsung saja.. kali ini kita ingin membahas yang berkaitan dengan pesan kesalahan dan penggunaan operator logika. Sebagai insan yang hidup di bumi tak lepas dari yang namanya khilaf dan salah... baik sengaja ataupun tidak, dalam memberikan keputusan terkadang tidak susuai harapan... Hal itu selalu ada pesan jika berbuat salah akibatnya apa, bagaimana memperbaikinya dll, pun akal dan logika juga mengiringi bagaimana keputusan setiap langkah mau diambil, apa hasil dan sebab jika kondisi satu dan diantara yang lain be...