TUGAS 6
ORGANISASI BERKAS DIRECT
Dosen
Pengampu : Edhy Sutanta ST.M.Kom
Disusun
Oleh:
NAMA : EKA YANI
NIM : 131.05.1092
JURUSAN
TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS
TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT
SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND YOGYAKARTA
2016
Segala puji
hanya milik Allah SWT, Shalawat dan
salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW. Berkat limpahan dan
rahmat-NyA penyusun mampu menyelesaikan tugas makalah
ini guna memenuhi tugas mata kuliah Sistem Berkas. Dalam penyusunan tugas atau
materi ini, tidak sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari
bahwa kelancaran dalam penyusunan tugas ini tidak lain berkat
bantuan, dorongan dan bimbingan dosen serta teman-teman yang mendukung laporan
ini, sehingga kendala-kendala yang penulis
hadapi teratasi. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang
bagaimana Mahasiswa mampu
memberikan ulasan terkait organisasi
berkas pada Direct.
Makalah ini di susun oleh
penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun
maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama
pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Semoga
makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbang pemikiran
kepada pembaca khususnya para mahasiswa Institut Sains & Teknologi AKPRIND
Yogyakarta. Kami sadar bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari
sempurna. Untuk itu, kepada dosen pengampu matakuliah Sistem Berkas kami meminta masukannya demi perbaikan
pembuatan makalah kami di masa yang akan
datang dan mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca.
Yogyakarta,
30-Juni-2016
Salam
Kriuk dari Penyusu,
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Organisasi
Berkas ialah suatu teknik atau cara untuk menyatakan dan menyimpan
record-record dalam sebuah berkas / file dan ada 4 teknik dasar organisasi
file, yaitu Sequential, Relative, Indexed
Sequential, dan Multi – Key.
Sistem
Berkas adalah sistem penyimpanan pengorganisasian, pengelolaan data pada alat
penyimpanan eksternal, dengan menggunakan teknik organisasi data tertentu.
Organisasi berkas adalah teknik atau cara untuk menyatakan dan menyimpan
record-record dalam berkas/file. Record adalah merupakan kumpulan dari data
yang terstruktur. Dalam record setiap elemen bisa mempunyai data yang berbeda
antara satu dengan yang lainnya. Model dasar organisasi berkas/file terdiri
atas 3 macam, yaitu: Sequential File, Random File, dan Indexed
Sequential File.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar
belakang dan batasan masalah di atas, maka rumusan masalah dalam makalah ini
yaitu:
a.
Bagaimana pengertian teknik dasar
organisasi file secara umum?
b.
Bagaimana keuntungan dan kelebihan
teknik dasar organisasi file secara umum?
1.3 Batasan
Masalah
Pada pembahasan makalah ini meliputi bagaimana pengertian teknik dasar organisasi file secara umum, dan bagaimana
keuntungan dan kelebihan teknik dasar organisasi file secara umum.
1.4 Tujuan &
Manfaat
Penulisan makalah
ini bertujuan untuk mengetahui pengertian teknik dasar organisasi file secara
umum, dan mampu mengetahui keuntungan dan kelebihan teknik dasar organisasi file
secara umum.
BAB II
PEMBAHASAN
Secara
umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
2.1.1
Direct Access
Adalah suatu cara pengaksesan record
yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Direct Access merupakan metode yang membiarkan program membaca dan
menulis dengan cepat pada berkas yang dibuat dengan fixed-length logical
order tanpa adanya urutan. Metode ini sangat berguna untuk mengakses
informasi dalam jumlah besar. Biasanya database memerlukan hal seperti ini.
Operasi berkas pada metode ini harus dimodifikasi untuk menambahkan nomor blok
sebagai parameter. Pengguna menyediakan nomor blok ke sistem operasi biasanya
sebagai nomor blok relatif, yaitu indeks relatif terhadap awal berkas.
Penggunaan nomor blok relatif bagi sistem operasi adalah untuk memutuskan
lokasi berkas diletakkan dan membantu mencegah pengguna dari pengaksesan suatu
bagian sistem berkas yang bukan bagian pengguna tersebut.
Keuntungan dari berkas relatif
ini adalah kemampuan mengakses record secara langsung. Sebuah
record dapat di retrieve, insert, modifikasi atau
di delete; tampa mempengaruhi record lain dalam berkas yang sama.
Contoh : Magnetic Disk
Dengan menerjemahkan langsung dari
kunci rekaman ke alamat rekaman, maka akan berlaku suatu hubungan korespondensi
satu-satu antara kunci dengan alamat rekaman .Hal ini menyebabkan harus
disediakannya ruang yang sangat besar untuk menampung setiap kemungkinan nilai
kunci yang ada
Contoh :
Untuk menyimpan data PNS yang kuncinya adalah NIP
(terdiri dari 9 digit) dibutuhkan sebanyak satu milyar alamat, karena
kemungkinan yang dapat muncul dari kode 9 digit adalah mulai dari angka
000000000 hingga 999999999).
2.1.2
Sequential Acces
Adalah suatu cara pengaksesan
record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya. Sequential Access merupakan metode yang paling sederhana. Informasi
yang disimpan dalam berkas diproses berdasarkan urutan. Operasi dasar pada
suatu berkas adalah tulis dan baca. Operasi baca membaca berkas dan
meningkatkan pointer berkas selama di jalur lokasi I/O. Operasi tulis
menambahkan ke akhir berkas dan meningkatkan ke akhir berkas yang baru. Metode
ini didasarkan pada tape model sebuah berkas, dan dapat bekerja pada kedua
jenis device akses (urut mau pun acak).
a.
Keuntungan
Kemampuan
untuk mengakses record berikutnya secara tepat.
b.
Keterbatasan
Tidak dapat mengakses langsung pada
record yang diinginkan
Contoh : Magnetic Tape
Faktor-faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan
organisasi file :
·
Karakteristik dari media penyimpanan yang digunakan
·
Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses
·
Respontime yang diperlukan
·
Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2
aspek utama, yaitu
Model
Penggunaannya , dan Model Operasi File .
File merupakan logical record dengan
panjang tetap yang memungkinkan program membaca dan menulis record dengan cepat
tanpa urutan tertentu. Metode akses langsung berdasarkan model disk dari suatu
file, memungkinkan acak ke sembarang blok file, memungkinkan blok acak tersebut
dibaca atau ditulis. Operasi pada akses langsung terdiri dari :
read n
write n
position to
n
read next
write next
rewrite n
Operasi file dimodifikasi untuk
memasukkan nomor blok sebagai parameter. Nomor blok ditentukan user yang
merupakan nomor blok relatif, misalnya indeks relatif ke awal dari file. Blok
relatif pertama dari file adalah 0, meskipun alamat disk absolute aktual dari
blok misalnya 17403 untuk blok pertama. Metode ini mengijinkan system operasi
menentukan dimana file ditempatkan dan mencegah user mengakses posisi dari
sistem file yang bukan bagian dari file tersebut.
Dengan organisasi berkas
langsung, untuk menemukan suatu rekaman tidak melalui proses pencarian, namun
bisa langsung menuju alamat yang ditempati rekaman. Pada awalnya, untuk tujuan
tersebut maka digunakan cara dengan menyimpan rekaman pada alamat yang sama
dengan nilai kunci rekaman tersebut. Contohnya : rekaman dengan kunci 100 akan
disimpan di alamat 100.Sehingga untuk menemukan sebuah rekaman cukup melihat nilai
kunci dan menuju ke alamat yang ditunjuk oleh kunci rekaman tersebut. Contoh :
untuk membaca rekaman dengan kunci 55 langsung saja menuju alamat 55.
BAB II
PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa mahasiswa mampu mengetahui Pengertian Umum teknik dasar organisasi File beserta kelemahan
dan kelebihannya.
3.2 SARAN
Kajian dalam makalah
ini masih banyak kekurangan, untuk itu kajian lebih lanjut mengenai organisasi
berkas indexed random sangat diperlukan.
DAFTAR PUSTAKA
http://tiwiizm.blogspot.co.id/2015/03/sistem-berkas-tugas-06-makalah.html
Komentar